Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

SuperHidden Pada Windows 7

0 Comment
Terkadang ada beberapa data atau file-file kita yang sangat penting, tentunya data tersebut tidak dapat di lihat oleh orang lain karena bersifat rahasia. Mungkin ada beberapa sahabat yang menggunakan fasilitas aplikasi Hidden atau Lock File Folder dan juga mungkin file tersebut di sembunyikan dengan cara Memilih Don't show hidden files, folder or drives dan cek Hide empty drives in the Computer folder pada kotak dialog Folder Option yang ada di windows 7.

Cara di atas merupakan cara yang sering di gunakan oleh beberapa user dan mudah untuk di bobol bahkan jika sahabat semua menggunakan beberapa aplikasi manajemen file dapat terbaca meskipun file tersebut di hidden, Nah ada beberapa solusi untuk permasalahan di atas yaitu menggunakan fasilitas SuperHidden yang ada di Windows 7,
dengan cara sebagai berikut :

1. Klik tombol start, lalu ketik "regedit" pada kotak pencarian dan tekan enter.
2. Pada Jendela Registry Editor, masuklah ke subkey HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/Current Version/Explorer/Advanced
3. Klik kanan entri ShowSuperHidden dan pilih Modify.
4. Ubah nilai data tersebut dengan angka 1.
5. Klik OK, tutup Registry Editor dan Restart Windows.
6. Selamat Mencoba (^_^)

Dropdown Menu

0 Comment
<li><a href='#'><strong>Arsip</strong></a>
  <ul class='sub-menu'>
   <li class='menu-item'><a href='#'><strong>edit 1</strong></a></li>
   <li class='menu-item'><a href='#'><strong>edit 2</strong></a></li>
   <li class='menu-item'><a href='#'><strong>edit 3</strong></a>
    <ul class='sub-menu'>
     <li class='menu-item'><a href='#'><strong>Sub edit 1</strong></a></li>
     <li class='menu-item'><a href='#'><strong>sub edit 2</strong></a></li>
    </ul>
   </li>
  </ul>
</li>


Selamat mencoba.... Mudah bukan ....!!!

Antivirus Terbaik 2012

0 Comment
Antivirus terbaik 2012 – Berbicara masalah keamanan maka, apakah antivirus terbaik di tahun 2012 ini? tentunya sobat ingin agar laptop atau PC sobat tetep aman dan gak lelet. Umumnya komputer akan semakin lambat ketika virus atau maleware sudah menjangkit compi kesayangn sobat bukan hanya itu bagi perusahaan gangguan virus juga bisa mengakibatkan ancaman terhadap data-data penting perusahaan. So, keamanan itu cukup penting dan harus diperhatikan dengan memilih Antivirus terbaik 2012.
10 antivirus terbaik 2012, antivirus terbaik update
Maka dari itu, kali ini merahitam berbagi seputar antivirus terbaik untuk keamanan komputer sobat di tahun 2012 ini. Untuk informasi seputar keamanan ini maka sudah selaknya sobat tahu antivirus terbaik apa yang dapat memberikan perlindungan buat kompi sobat. Ok, langsung saja sobat bisa lihat daftar antivirus terbaik 2012 berdasarkan TopReview 2012:
1. Bitdefender Antivirus plus 2012
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• New! Autopilot
• New! Flexible Interface
• New! Vulnerability Scanner
• Antivirus
• Antiphishing
• Antispyware
• Quick Scan
• Search Advisor
• Home Network Management
• New! Social Networking Protection
• Chat Encryption
• New! Personal Data Filter
• New! 24/7 Credit Monitoring
• New! Scan Dispatcher
2. Kaspersky Antivirus
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Real-Time Protection against viruses, spyware, trojans, worms, rootkits, botnets and more.
• Small Hourly Signature Updates
• System Watcher proactively detects dangerous activity on your PC
• Vulnerability Detection seeks out compromised programs and recommends patches
• Anti-Phishing protects your digital identity
• Virtual Keyboard provides secure entry of online banking and shopping information
• iChecker/iSwift provide intelligent scanning for maximum performance
• Gamer Mode for an uninterrupted gaming experience
• Free Technical Support (Phone, Live Chat, E-mail, Knowledge Base)
• Works great with Netbooks
• Rescue CD restores your system if maliciously attacked
3. Panda Antivirus Pro
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Antivirus
• Antispyware
• Antiphishing
• Antirootkit
• Antihacking
• Firewall
• Multimedia/Gaming Mode
• Home Network Manager
• Secure Browser
• Automatic Upgrades
• SafeCD
 4. AVG Antivirus 2012
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Surf and search with confidence
• Keep tough threats out
• Stay protected on social networks
• Download, share files and chat safely
• Support and assistance
• Play games and watch movies without interruption
• Scan smarter and faster
5. F-Secure Antivirus
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Easy to install and use
• Real-time blocking of viruses, spyware and other malware
• Instant protection against new threats (DeepGuard in-the-cloud protection)
6. Avast! Pro Antivirus
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Antivirus and anti-spyware engine
• Real-time anti-rootkit protection
• avast! WebRep
• avast! CommunityIQ
• Boot-time scanner
• avast! SafeZone
• AutoSandbox
• avast! Sandbox
• Intelligent Scanner
• Silent/Gaming Mode
• Green computing
• File System Shield
• Mail Shield
• Web Shield
• P2P Shield/IM Shield
• Network Shield
• Script Shield
• Behavior Shield
• 64-bit support
• Heuristics engine
• Code emulator
• Automatic processing
• Smart virus definition updates
• Fast application of updates
• Multi-threaded scanning optimization
• Wake-up/Scheduled scanning
• Command-line scanner
7. BullGuard Antivirus
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Antivirus – Give computer viruses like Trojans and worms no chance with catch rates you won’t see anywhere else.
• Safe Browsing – Flags any unsafe websites that come up in search results.
• Spamfilter – Keep your inbox clean from junk mail and phishing attempts.
• Support – Free 24/7 support when you need it.
8. G-Data Antivirus
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Best virus detection rates with DoubleScan technology and OutbreakShield
• Extremely fast response time to new viruses
• Most up-to-date recognition methods for unknown viruses (behaviour blocking, heuristics, CloudSecurity)
• NEW! Idle scan: virus checking when the user or system is inactive
• NEW! Proactive protection against online banking Trojans
• Faster system and application starts
• More effective web and phishing protection
• NEW! On-execution monitoring mode specially for heavily-loaded systems
9. Eset NOD32 Antiviru
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• Keeps you safe from viruses, spyware, trojans, password stealers and other malware threats
• Stops most new threats proactively, well before other vendors have issued a signature, maximizing your defense against new and unknown threats
• Scans and cleans Internet traffic and email, even when it’s SSL-encrypted, so your email is always safe
• Stops threats from entering through removable devices so you can share files with confidence
• Integrated SysInspector and SysRescue simplify system diagnosis and recovery
• Self defense prevents malware from degrading your level of protection
• Tiny signature updates happen discretely as needed and won’t bog down your system
• Free technical support via the Web, email or phone
10. Avira Antivir
Antivirus Terbaik 2012
Kelebihan dan fitur-fiturnya:
• AntiVir stops all types of viruses
• AntiAd/Spyware eliminates ad/spyware
• AntiPhishing protectsyour data against phishing attacks
• AntiRootkit against hidden malware
• AntiDrive-by prevents against downloading viruses when surfing
• MailGuard scans email traffic (POP3/ SMTP/ IMAP)
• WebGuard protection against malicious websites
• RescueSystem create a bootable rescue CD
• QuickRemoval eliminate viruses at the push of a button
• NetbookSupport for laptops with low resolution
• AHeADTechnology detects even unknown viruses by profiles
• AntiVirProActiv detects unknown viruses by behavior (only for Microsoft Windows XP, Vista, Windows 7 32-Bit systems) NEW!
• GenericRepair automatic repair of your PC NEW!
• ExpressInstallation install Avira in just 5 clicks NEW!
• AviraSupport there for you in person when questions arise
Itulah beberapa daftar antivirus terbaik 2012 yang patut menjadi pertimbangan sobat semua untuk menjaga keamanan keamanan kompi sobat. semoga artikel diatas bisa menjadi referensi buat sobat yang sedang berburu antivirus terbaik.:D

Sumber : Klick Disini

Tahun Baru

0 Comment
Met Tahun Baru yg ke 2012, smoga pa yg di cita² terkabulkan....

Templates Magazine

0 Comment
Coba pyn Pakai URL ne, Tpi Ingat Download dLu yow.....

Marahan
Marahan2
Webfolio
Webfolio2
Magazine Fashion

Makalah Perbandingan Visual Basic, C++ dan Foxpro

2 Comment

BAB I
PENDAHULUAN

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.
Microsoft Visual C + + (sering disingkat sebagai MSVC atau VC + +) adalah (versi gratis yang tersedia) komersial, lingkungan pengembangan terpadu (IDE) dari Microsoft untuk produk C, C + +, dan C + + / CLI bahasa pemrograman. Ini memiliki alat untuk mengembangkan dan debugging C + + kode, terutama kode yang ditulis untuk Microsoft Windows API, API DirectX, dan Microsoft NET Framework.
Microsoft Visual Fox Pro adalah salah satu bahasa pemrograman prosedural dan bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft. Visual Foxpro dikenal sebagai Software Developer Tool menyediakan pula fasilitas prototyping dan RAD untuk membangun aplikasi yang cepat.
Software ini dimulai dari FoxPro (FoxBASE) yang awalnya dikembangkan oleh Fox Technology pada 1984.Fox Technology kemudian bergabung dengan Microsoft pada 1992.Awalnya Foxpro dapat berjalan pada sistem operasi Mac OS, DOS, Windows, dan UNIX (2.6 Version) tapi pada perkembangannya (3.0 Version) hanya mampu berjalan pada Mac OS dan Windows saja, bahkan pada versi-versi berikutnya hanya berjalan pada Windows saja.
Visual FoxPro 9.0 merupakan sarana pemrograman yang handal dan banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi karena dapat menggabungkan sisi efisiensi dan nilai estetika pada sebuah aplikasi.


BAB II
PEMBAHASAN

VISUAL BASIC
  1. Pengertian Visual Basis 6.0
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
  1. Kelebihan dan Kekurangan Visual Basic 6.0
Microsoft visual basic 6.0 mempunyai banyak kelebihan dibandingkan software atau bahasa pemograman lainnya.
v  Kelebihan dari visual basic
a.       Kurva pembelajaran dan pengembangan yang lebih singkat dibandingkan bahasa pemrograman yang lain seperti C/C++, Delphi atau bahkan PowerBuilder sekalipun.
b.      Menghilangkan kompleksitas pemanggilan fungsi windows API, karena banyak fungsi – fungsi tersebut sudah di “embedded” kedalam syntax visual basic.
c.       Cocok digunakan untuk mengembangkan aplikasi / program yang bersifat “Rapid Application Development).
d.      Sangat cocok digunakan untuk membuat program atau aplikasi bisnis.
e.       Digunakan oleh hampir microsoft office sebagai bahasa macro dan segera akan diikuti oleh yang lainnya.
f.       Dapat membuat ActiveX Control
g.      Dapat menggunakan OCX atau komponen yang disediakan oleh pihak ketiga (Third Party) sebagai tools pengembang.
h.      Menyediakan wizard yang sangat berguna untuk mempersingkat atau mempermudah pengembangan aplikasi.
i.        Mendekati Object Oriented Programming.
j.        Dapat di-integrasikan dengan internet, baik itu pada sisi Client maupun pada sisi Server.
k.      Dapat membuat ActiveX Automation Server.
l.        Integrasi dengan Microsoft Transaction Server.
m.    Dapat menjalankan server tersebut dari mesin yang sama atau bahkan dari mesin atau komputer yang lain.
Meskipun visual basic memiliki banyak kelebihan tetapi tetap saja mempunyai kekurangan atau kelemahan. Kelemahan tersebut karena disebabkan oleh keterbatasan visual basic dalam mengambil fungsi – fungsi yang bersifat low-level yang berhubungan dengan hardware maupun operating system windows itu sendiri.
v  Kekurangan Dalam Visual Basic
a.       File Distribusi Runtime lebih besar dari C/C++.
b.      Tidak mempunyai fungsi – fungsi untuk mengambil fitur – fitur dari operating system sebanyak C/C++.
v  Keuntungan Visual basic:
ü  Bahasa yang sederhana. Banyak hal yang mungkin sulit dilakukan jika kita menggunakan bahasa pemrograman lainnya, akan dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan Visual basic.
ü  Karena Visual basic sangat populer, maka sangat banyak sumber-sumber yang dapat kamu gunakan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kau baik berupa buku, web site dll Dengan banyaknya sumber-sumber tersebut, maka tentu saja kamu akan sangat mudah menemukan jawaban atas persoalan yang kamu hadapi kan?
ü  Kamu bisa memperoleh banyak tools baik gratis maupun tidak di Internet yang akan sangat membantu menghemat waktu kamu dalam pemrograman. Contoh, jika kamu ingin membuat program untuk melakukan ping ke salah satu komputer di jaringan kamu, alih-alih membuat program ping tersebut sendiri, kamu bisa donlot sebuah kontrol yang melakukan hal tersebut dan menempelkannya di program kamu. Jika dibandingkan dengan bahasa lain, Visual basic memiliki variasi tools yang paling luas lho.
v  Kekurangan Visual basic:
ü  Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang powerful, tetapi sebenarnya tidak terlalu bagus untuk membuat game-game yang benar-benar memuaskan.
ü  Lebih lambat dibandingkan bahasa pemrograman lain.
 
VISUAL C++

  1. PENGERTIAN VISUAL C++
Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup tahun 1983 di Lab Bell. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek menggunakan kaidah bahasa C.

  1. Kelebihan dan Kekurangan Visual C++
ð  Kelebihan Visual C++:
ü  Merupakan induk dari bahasa pemrograman perl, php, phyton, visual basic, gambas, java, C#
ü  Compiler bahasa C++ terdapat di semua platform
ü  Untuk pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL, MFC, Cocoa, QT, GTK, dll
ü  Merupakan pemrograman berorientasi objek
ð  Kekurangan Visual C++:
ü  Bahasa ini cukup sulit untuk dipelajari dan dipahami
ü  Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai
ü  Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer

  1. Perbedaan antara Visual Basic dan Visual C++
Perbedaan antara visual basic dan visual C++, visual basic merupakan bahasa pemograman visual yang paling mudah di pelajari sebab syntak yang di gunakan lebih simple dibanding bahasa visual lain. tapi sebenarnya semua bahasa bisa dipelajari. sedangkan visual C++ sintak yang digunakan sedikit rumit, kelebihan visual C++, bahasa ini lebih ringkas dalam hal penulisan dan akses ke kernel program (hardware) lebih mudah dan hasil compile dari program menggunakan bahasa Visual C++ lebih kecil dibanding Basic.
  1. Perbedaan pertama adalah VB adalah pengembangan dari Bahasa Pemrograman Basic singkatan dari Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code. Kalau Visual C++ adalah pengembangan dari Visual C dan merupakan pengembangan dari C++ dan pengembangan dari C.
  2. Perbedaan yang paling menyolok dalam kedua bahasa pemrograman tersebut adalah jika kita menggunakan Visual Basic dan Visual C++ maka kita tinggal Drag n Drop saja untuk memudahkan seorang programmer dalam membuat suatu aplikasi. Semoga membantu.


VISUAL FOXPRO

  1. Pengertian Visual Foxpro
Microsoft Visual Fox Pro adalah salah satu bahasa pemrograman prosedural dan bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft. Visual Foxpro dikenal sebagai Software Developer Tool menyediakan pula fasilitas prototyping dan RAD untuk membangun aplikasi yang cepat.
  1. Kelebihan dan Kekurangan Visual Foxpro
ð  Kelebihan Visual Foxpro :
  1. Menghasilkan objek file
  2. Sumber program sulit dibaca sehingga bisa  menghindarkan sumber program dari jangkauan orang – orang yang tidak berhak.
  3. Kemampuan untuk deklarasi variabel Array
  4. Kemampuan input output Access File Handle
  5. Memungkinkan  dilaksanakan hubungan antara file database.
ð  Kekurangan Visual Foxpro 9.0
ü  Tidak tersedia tipe data pointer
ü  Tidak bisa digunakan untuk membuat OCX
ü  Pengembangan versi sekarang sudah terhenti di versi 9.0
ü  Pembuatan report yang belum mengimplementasikan OOP (direncanakan akan diimplementasikan di VFP 9)
ü  Menu-designer yang juga belum mengimplementasikan OOP.
  1. Spesifikasi Komputer yang Dibutuhkan
Visual Foxpro dijalankan dibawah sistem operasi windows  (termasuk Windows 3.xx, Windows Ws For Workgroup 3.x, Windows 95 dan Windows NT).
Karena kinerja sistem Visual Foxpro For Windows  dibawah sistem operasi Windows , Peralatan minimal yang diperlukan ialah berupa spesifikasi komputer yang dibutuhkan adalah :
  1. Komputer dengan proses error minimal sebesar  5 x 86, Pentium II atau yang lebih baik.
  2. Internal memori minimal 16 MB atau lebih.
  3. Ruang Free space sebesar 100 MB untuk instalasi seluruh fasilitas yang ada didalam visual Foxpro atau 64 Kb untuk instalasi     minimalnya
  4. Sistem operasi  Windows 3.xx atau Windows 95.
Pemilihan Visual foxpro adalah dengan kapasitas prosesnya, Perintah diberikan langsung dari menu media keyboard. Jadi tidak perlu menghafal perintah yang dipakai untuk memanipulasi database.
BAB III
KESIMPULAN

Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup tahun 1983 di Lab Bell. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek menggunakan kaidah bahasa C.
Microsoft Visual Fox Pro adalah salah satu bahasa pemrograman prosedural dan bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft. Visual Foxpro dikenal sebagai Software Developer Tool menyediakan pula fasilitas prototyping dan RAD untuk membangun aplikasi yang cepat.
Visual FoxPro 9.0 merupakan sarana pemrograman yang handal dan banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi karena dapat menggabungkan sisi efisiensi dan nilai estetika pada sebuah aplikasi.

DAFTAR PUSTAKA
http://en.wikipedia.org/wiki/ISO/IEC_14882
http://id.wikipedia.org/wiki/BASIC
http://en.wikipedia.org/wiki/C++#Standard_library
http://www.tempest-sw.com/cpp/draft/apA-compilers.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman_C
http://abfahtech-systems.blogspot.com/2010/11/kelebihan-dan-kekurangan-visual-basic.html
http://dewypedrosa.blogspot.com/2011/05/kelebihan-dan-kekurangan-visual-basic.html
http://fncblog.wordpress.com/2009/09/20/kelebihan-dan-kekurangan-bahasa-pemrograman-c/
http://my.opera.com/angeldeefa/blog/index.dml/tag/kekurangan%20dan%20kelebihan%20c++
http://ihsancreation.wordpress.com/2010/01/06/bahasa-c/
http://yoyon12.wordpress.com/2011/01/22/sekilas-tentang-bahasa-pemograman-visual-foxpro/
http://fadjarsinar.wordpress.com/2011/10/19/kelebihan-dan-kekurangan-visual-foxpro-9-0/
http://cmeerw.org/prog/freecpp/
http://www.mata-kuliah2010.blogspot.com

Cara Cepat Menyusun Skripsi

1 Comment
 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan pendidikan akademis. Buat sebagian mahasiswa, skripsi adalah sesuatu yang lumrah. Tetapi buat sebagian mahasiswa yang lain, skripsi bisa jadi momok yang terus menghantui dan menjadi mimpi buruk. Banyak juga yang berujar “lebih baik sakit gigi daripada bikin skripsi”.
Saya juga sering mendapat kiriman pertanyaan tentang bagaimana menyusun skripsi dengan baik dan benar. Ada juga beberapa yang menanyakan masalah teknis tertentu dengan skripsinya. Karena keterbatasan waktu, lebih baik saya jawab saja secara berjamaah di sini. Sekalian supaya bisa disimak oleh audiens yang lain.
Karena target pembacanya cukup luas dan tidak spesifik, maka tulisan ini akan lebih memaparkan tentang konsep dan prinsip dasar. Tulisan ini tidak akan menjelaskan terlalu jauh tentang aspek teknis skripsi/penelitian. Jadi, jangan menanyakan saya soal cara menyiasati internal validity, tips meningkatakan response rate, cara-cara dalam pengujian statistik, bagaimana melakukan interpretasi hasil, dan seterusnya. Itu adalah tugas pembimbing Anda. Bukan tugas saya.

Apa itu Skripsi

Saya yakin (hampir) semua orang sudah tahu apa itu skripsi. Seperti sudah dituliskan di atas, skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi inilah yang juga menjadi salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3).
Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi sebelum seorang mahasiswa bisa menulis skripsi. Tiap universitas/fakultas memang mempunyai kebijakan tersendiri, tetapi umumnya persyaratan yang harus dipenuhi hampir sama. Misalnya, mahasiswa harus sudah memenuhi sejumlah SKS, tidak boleh ada nilai D atau E, IP Kumulatif semester tersebut minimal 2.00, dan seterusnya. Anda mungkin saat ini belum “berhak” untuk menulis skripsi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya sejak awal.
Skripsi tersebut akan ditulis dan direvisi hingga mendapat persetujuan dosen pembimbing. Setelah itu, Anda harus mempertahankan skripsi Anda di hadapan penguji dalam ujian skripsi nantinya. Nilai Anda bisa bervariasi, dan terkadang, bisa saja Anda harus mengulang skripsi Anda (tidak lulus).
Skripsi juga berbeda dari tesis (S2) dan disertasi (S3). Untuk disertasi, mahasiswa S3 memang diharuskan untuk menemukan dan menjelaskan teori baru. Sementara untuk tesis, mahasiswa bisa menemukan teori baru atau memverikasi teori yang sudah ada dan menjelaskan dengan teori yang sudah ada. Sementara untuk mahasiswa S1, skripsi adalah “belajar meneliti”.
Jadi, skripsi memang perlu disiapkan secara serius. Akan tetapi, juga nggak perlu disikapi sebagai mimpi buruk atau beban yang maha berat.

Miskonsepsi tentang Skripsi

Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya “ditujukan” untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan relationships yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.
Masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara ngalor ngidul dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (scientific approach) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak grounded theory. Sebaliknya, pendekatan naturalis (naturalist approach) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan grounded theory.
Mana yang lebih baik antara kedua pendekatan tersebut? Sama saja. Pendekatan satu dengan pendekatan lain bersifat saling melengkapi satu sama lain (komplementer). Jadi, tidak perlu minder jika Anda mengacu pada pendekatan yang satu, sementara teman Anda menggunakan pendekatan yang lain. Juga, tidak perlu kuatir jika menggunakan pendekatan tertentu akan menghasilkan nilai yang lebih baik/buruk daripada menggunakan pendekatan yang lain.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan

Siapkan Diri. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah persiapan dari diri Anda sendiri. Niatkan kepada Tuhan bahwa Anda ingin menulis skripsi. Persiapkan segalanya dengan baik. Lakukan dengan penuh kesungguhan dan harus ada kesediaan untuk menghadapi tantangan/hambatan seberat apapun.
Minta Doa Restu. Saya percaya bahwa doa restu orang tua adalah tiada duanya. Kalau Anda tinggal bersama orang tua, mintalah pengertian kepada mereka dan anggota keluarga lainnya bahwa selama beberapa waktu ke depan Anda akan konsentrasi untuk menulis skripsi. Kalau Anda tinggal di kos, minta pengertian dengan teman-teman lain. Jangan lupa juga untuk membuat komitmen dengan pacar. Berantem dengan pacar (walau sepele) bisa menjatuhkan semangat untuk menyelesaikan skripsi.
Buat Time Table. Ini penting agar penulisan skripsi tidak telalu time-consuming. Buat planning yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.
Berdayakan Internet. Internet memang membuat kita lebih produktif. Manfaatkan untuk mencari referensi secara cepat dan tepat untuk mendukung skripsi Anda. Bahan-bahan aktual bisa ditemukan lewat Google Scholar atau melalui provider-provider komersial seperti EBSCO atau ProQuest.
Jadilah Proaktif. Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak selalu bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Selalu bersikaplah proaktif. Mulai dari mencari topik, mengumpulkan bahan, “mengejar” untuk bimbingan, dan seterusnya.
Be Flexible. Skripsi mempunyai tingkat “ketidakpastian” tinggi. Bisa saja skripsi anda sudah setengah jalan tetapi dosen pembimbing meminta Anda untuk mengganti topik. Tidak jarang dosen Anda tiba-tiba membatalkan janji untuk bimbingan pada waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Terkadang Anda merasa bahwa kesimpulan/penelitian Anda sudah benar, tetapi dosen Anda merasa sebaliknya. Jadi, tetaplah fleksibel dan tidak usah merasa sakit hati dengan hal-hal yang demikian itu.
Jujur. Sebaiknya jangan menggunakan jasa “pihak ketiga” yang akan membantu membuatkan skripsi untuk Anda atau menolong dalam mengolah data. Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda benar-benar tidak tahu atau menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Kalau disampaikan dengan tulus, pastilah dengan senang hati ia akan membantu Anda.
Siapkan Duit. Skripsi jelas menghabiskan dana yang cukup lumayan (dengan asumsi tidak ada sponsorships). Mulai dari akses internet, biaya cetak mencetak, ongkos kirim kuesioner, ongkos untuk membeli suvenir bagi responden penelitian, biaya transportasi menuju tempat responden, dan sebagainya. Jangan sampai penulisan skripsi macet hanya karena kehabisan dana. Ironis kan?

Tahap-tahap Persiapan

Kalau Anda beruntung, bisa saja dosen pembimbing sudah memiliki topik dan menawarkan judul skripsi ke Anda. Biasanya, dalam hal ini dosen pembimbing sedang terlibat dalam proyek penelitian dan Anda akan “ditarik” masuk ke dalamnya. Kalau sudah begini, penulisan skripsi jauh lebih mudah dan (dijamin) lancar karena segalanya akan dibantu dan disiapkan oleh dosen pembimbing.
Sayangnya, kebanyakan mahasiswa tidak memiliki keberuntungan semacam itu. Mayoritas mahasiswa, seperti ditulis sebelumnya, harus bersikap proaktif sedari awal. Jadi, persiapan sedari awal adalah sesuatu yang mutlak diperlukan.
Idealnya, skripsi disiapkan satu-dua semester sebelum waktu terjadwal. Satu semester tersebut bisa dilakukan untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal dan melakukan bimbingan informal.
Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.
Unsur kekinian juga perlu diperhatikan. Pertama, topik-topik baru lebih disukai dan lebih menarik, bahkan bagi dosen pembimbing/penguji. Kalau Anda mereplikasi topik-topik lawas, penguji biasanya sudah “hafal di luar kepala” sehingga akan sangat mudah untuk menjatuhkan Anda pada ujian skripsi nantinya.
Kedua, jurnal/paper yang terbit dalam waktu 10 tahun terakhir, biasanya mengacu pada referensi yang terbit 5-10 tahun sebelumnya. Percayalah bahwa mencari dan menelusur referensi yang terbit tahun sepuluh-dua puluh tahun terakhir jauh lebih mudah daripada melacak referensi yang bertahun 1970-1980.
Salah satu tahap persiapan yang penting adalah penulisan proposal. Tentu saja proposal tidak selalu harus ditulis secara “baku”. Bisa saja ditulis secara garis besar (pointer) saja untuk direvisi kemudian. Proposal ini akan menjadi guidance Anda selama penulisan skripsi agar tidak terlalu keluar jalur nantinya. Proposal juga bisa menjadi alat bantu yang akan digunakan ketika Anda mengajukan topik/judul kepada dosen pembimbing Anda. Proposal yang bagus bisa menjadi indikator yang baik bahwa Anda adalah mahasiswa yang serius dan benar-benar berkomitmen untuk menyelesaikan skripsi dengan baik.

Kiat Memilih Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing (academic advisor) adalah vital karena nasib Anda benar-benar berada di tangannya. Memang benar bahwa dosen pembimbing bertugas mendampingi Anda selama penulisan skripsi. Akan tetapi, pada prakteknya ada dosen pembimbing yang “benar-benar membimbing” skripsi Anda dengan intens. Ada pula yang membimbing Anda dengan “melepas” dan memberi Anda kebebasan. Mempelajari dan menyesuaikan diri dengan dosen pembimbing adalah salah satu elemen penting yang mendukung kesuksesan Anda dalam menyusun skripsi.
Tiap universitas/fakultas mempunyai kebijakan tersendiri soal dosen pembimbing ini. Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing yang Anda inginkan. Tapi ada juga universitas/fakultas yang memilihkan dosen pembimbing buat Anda. Tentu saja lebih “enak” kalau Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing untuk skripsi Anda.
Lalu, bagaimana memilih dosen pembimbing yang benar-benar tepat?
Secara garis besar, dosen bisa dikategorikan sebagai: (1) dosen senior, dan (2) dosen junior. Dosen senior umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar doktor (atau professor), dengan jam terbang yang cukup tinggi. Sebaliknya, dosen junior biasanya berusia di bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar master, dan masih gampang dijumpai di lingkungan kampus.
Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh, kalau Anda memilih dosen pembimbing senior, biasanya Anda akan mengalami kesulitan sebagai berikut:
  • Proses bimbingan cukup sulit, karena umumnya dosen senior sangat perfeksionis.
  • Anda akan kesulitan untuk bertemu muka karena umumnya dosen senior memiliki jam terbang tinggi dan jadwal yang sangat padat.
Tapi, keuntungannya:
  • Kualitas skripsi Anda, secara umum, akan lebih memukau daripada rekan Anda.
  • Anda akan “tertolong” saat ujian skripsi/pendadaran, karena dosen penguji lain (yang kemungkinan masih junior/baru bergelar master) akan merasa sungkan untuk “membantai” Anda.
  • Dalam beberapa kasus, bisa dipastikan Anda akan mendapat nilai A.
Sebaliknya, kalau Anda memilih dosen pembimbing junior, maka Anda akan lebih mudah selama proses bimbingan. Dosen Anda akan mudah dijumpai di lingkungan kampus karena jam terbangnya belum terlalu tinggi. Dosen muda umumnya juga tidak “jaim” dan “sok” kepada mahasiswanya.
Tapi, kerugiannya, Anda akan benar-benar “sendirian” ketika menghadapi ujian skripsi. Kalau dosen penguji lain lebih senior daripada dosen pembimbing Anda, bisa dipastikan Anda akan “dihajar” cukup telak. Dan dosen pembimbing Anda tidak berada dalam posisi yang bisa membantu/membela Anda.
Jadi, hati-hati juga dalam memilih dosen pembimbing.

Format Skripsi yang Benar

Biasanya, setiap fakultas/universitas sudah menerbitkan acuan/pedoman penulisan hasil penelitian yang baku. Mulai dari penyusunan konten, tebal halaman, jenis kertas dan sampul, hingga ukuran/jenis huruf dan spasi yang digunakan. Akan tetapi, secara umum format hasil penelitian dibagi ke dalam beberapa bagian sebagai berikut.
Pendahuluan. Bagian pertama ini menjelaskan tentang isu penelitian, motivasi yang melandasi penelitian tersebut dilakukan, tujuan yang diharapkan dapat tercapai melalui penelitian ini, dan kontribusi yang akan diberikan dari penelitian ini.
Pengkajian Teori & Pengembangan Hipotesis. Setelah latar belakang penelitian dipaparkan jelas di bab pertama, kemudian dilanjutkan dengan kaji teori dan pengembangan hipotesis. Pastikan bahwa bagian ini align juga dengan bagian sebelumnya. Mengingat banyak juga mahasiswa yang “gagal” menyusun alignment ini. Akibatnya, skripsinya terasa kurang make sense dan nggak nyambung.
Metodologi Penelitian. Berisi penjelasan tentang data yang digunakan, pemodelan empiris yang dipakai, tipe dan rancangan sampel, bagaimana menyeleksi data dan karakter data yang digunakan, model penelitian yang diacu, dan sebagainya.
Hasil Penelitian. Bagian ini memaparkan hasil pengujian hipotesis, biasanya meliputi hasil pengolahan secara statistik, pengujian validitas dan reliabilitas, dan diterima/tidaknya hipotesis yang diajukan.
Penutup. Berisi ringkasan, simpulan, diskusi, keterbatasan, dan saran. Hasil penelitian harus disarikan dan didiskusikan mengapa hasil yang diperoleh begini dan begitu. Anda juga harus menyimpulkan keberhasilan tujuan riset yang dapat dicapai, manakah hipotesis yang didukung/ditolak, keterbatasan apa saja yang mengganggu, juga saran-saran untuk penelitian mendatang akibat dari keterbatasan yang dijumpai pada penelitian ini.
Jangan lupa untuk melakukan proof-reading dan peer-review. Proof-reading dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain yang kompeten. Bisa melalui dosen yang Anda kenal baik (meski bukan dosen pembimbing Anda), kakak kelas/senior Anda, teman-teman Anda yang dirasa kompeten, atau keluarga/orang tua (apabila latar belakang pendidikannya serupa dengan Anda).

Beberapa Kesalahan Pemula

Ketidakjelasan Isu. Isu adalah titik awal sebelum melakukan penelitian. Isu seharusnya singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami. Isu harus menjelaskan tentang permasalahan, peluang, dan fenomena yang diuji. Faktanya, banyak mahasiswa yang menuliskan isu (atau latar belakang) berlembar-lembar, tetapi sama sekali sulit untuk dipahami.
Tujuan Riset & Tujuan Periset. Tidak jarang mahasiswa menulis “sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan” sebagai tujuan risetnya. Hal ini adalah kesalahan fatal. Tujuan riset adalah menguji, mengobservasi, atau meneliti fenomena dan permasalahan yang terjadi, bukan untuk mendapatkan gelar S1.
Bab I: Bagian Terpenting. Banyak mahasiswa yang mengira bahwa bagian terpenting dari sebuah skripsi adalah bagian pengujian hipotesis. Banyak yang menderita sindrom ketakutan jika nantinya hipotesis yang diajukan ternyata salah atau ditolak. Padahal, menurut saya, bagian terpenting skripsi adalah Bab I. Logikanya, kalau isu, motivasi, tujuan, dan kontribusi riset bisa dijelaskan secara runtut, biasanya bab-bab berikutnya akan mengikuti dengan sendirinya. (baca juga: Joint Hypotheses)
Padding. Ini adalah fenomena yang sangat sering terjadi. Banyak mahasiswa yang menuliskan terlalu banyak sumber acuan dalam daftar pustaka, walaupun sebenarnya mahasiswa yang bersangkutan hanya menggunakan satu-dua sumber saja. Sebaliknya, banyak juga mahasiswa yang menggunakan beragam acuan dalam skripsinya, tetapi ketika ditelusur ternyata tidak ditemukan dalam daftar acuan.
Joint Hypotheses. Menurut pendekatan saintifik, pengujian hipotesis adalah kombinasi antara fenomena yang diuji dan metode yang digunakan. Dalam melakukan penelitian ingatlah selalu bahwa fenomena yang diuji adalah sesuatu yang menarik dan memungkinkan untuk diuji. Begitu pula dengan metode yang digunakan, haruslah metode yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kalau keduanya terpenuhi, yakinlah bahwa skripsi Anda akan outstanding. Sebaliknya, kalau Anda gagal memenuhi salah satu (atau keduanya), bersiaplah untuk dibantai dan dicecar habis-habisan.
Keterbatasan & Kemalasan. Mahasiswa sering tidak bisa membedakan antara keterbatasan riset dan “kemalasan riset”. Keterbatasan adalah sesuatu hal yang terpaksa tidak dapat terpenuhi (atau tidak dapat dilakukan) karena situasi dan kondisi yang ada. Bukan karena kemalasan periset, ketiadaan dana, atau sempitnya waktu.
Kontribusi Riset. Ini penting (terutama) jika penelitian Anda ditujukan untuk menarik sponsor atau dibiayai dengan dana pihak sponsor. Kontribusi riset selayaknya dijelaskan dengan lugas dan gamblang, termasuk pihak mana saja yang akan mendapatkan manfaat dari penelitian ini, apa korelasinya dengan penelitian yang sedang dilakukan, dan seterusnya. Kegagalan dalam menjelaskan kontribusi riset akan berujung pada kegagalan mendapatkan dana sponsor.

Menghadapi Ujian Skripsi

Benar. Banyak mahasiswa yang benar-benar takut menghadapi ujian skripsi (oral examination). Terlebih lagi, banyak mahasiswa terpilih yang jenius tetapi ternyata gagal dalam menghadapi ujian pendadaran. Di dalam ruang ujian sendiri tidak jarang mahasiswa mengalami ketakutan, grogi, gemetar, berkeringat, yang pada akhirnya menggagalkan ujian yang harus dihadapi.
Setelah menulis skripsi, Anda memang harus mempertahankannya di hadapan dewan penguji. Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota penguji. Lulus tidaknya Anda dan berapa nilai yang akan Anda peroleh adalah akumulasi dari skor yang diberikan oleh masing-masing penguji. Tiap penguji secara bergantian (terkadang juga keroyokan) akan menanyai Anda tentang skripsi yang sudah Anda buat. Waktu yang diberikan biasanya berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.
Ujian skripsi kadang diikuti juga dengan ujian komprehensif yang akan menguji sejauh mana pemahaman Anda akan bidang yang selama ini Anda pelajari. Tentu saja tidak semua mata kuliah diujikan, melainkan hanya mata kuliah inti (core courses) saja dengan beberapa pertanyaan yang spesifik, baik konseptual maupun teknis.
Grogi, cemas, kuatir itu wajar dan manusiawi. Akan tetapi, ujian skripsi sebaiknya tidak perlu disikapi sebagai sesuatu yang terlalu menakutkan. Ujian skripsi adalah “konfirmasi” atas apa yang sudah Anda lakukan. Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.
Cara terbaik untuk menghadapi ujian skripsi adalah Anda harus tahu betul apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda teliti. Siapkan untuk melakukan presentasi. Akan tetapi, tidak perlu Anda paparkan semuanya secara lengkap. Buatlah “lubang jebakan” agar penguji nantinya akan menanyakan pada titik tersebut. Tentu saja, Anda harus siapkan jawabannya dengan baik. Dengan begitu Anda akan tampak outstanding di hadapan dewan penguji.
Juga, ada baiknya beberapa malam sebelum ujian, digiatkan untuk berdoa atau menjalankan sholat tahajud di malam hari. Klise memang. Tapi benar-benar sangat membantu.
Jujur saja, saya (dulu) menyelesaikan skripsi dalam tempo 4 minggu tanpa ada kendala dan kesulitan yang berarti. Dosen pembimbing saya adalah seorang professor dengan jam terbang sangat tinggi. Selama berada dalam ruang ujian, kami lebih banyak berbicara santai sembari sesekali tertawa. Dan Alhamdulillah saya mendapat nilai A.
Bukan. Bukan saya bermaksud sombong, tetapi hanya untuk memotivasi Anda. Kalau saya bisa, seharusnya Anda sekalian pun bisa.

Pasca Ujian Skripsi

Banyak yang mengira, setelah ujian skripsi segalanya selesai. Tinggal revisi, bawa ke tukang jilid/fotokopi, urus administrasi, daftar wisuda, lalu traktir makan teman-teman. Memang benar. Setelah Anda dinyatakan lulus ujian skripsi, Anda sudah berhak menyandang gelar sarjana yang selama ini Anda inginkan.
Faktanya, lulus ujian skripsi saja sebenarnya belum terlalu cukup. Sebenarnya Anda bisa melakukan lebih jauh lagi dengan skripsi Anda. Caranya?
Cara paling gampang adalah memodifikasi dan memperbaiki skripsi Anda untuk kemudian dikirimkan pada media/jurnal publikasi. Cara lain, kalau Anda memang ingin serius terjun di dunia ilmiah, lanjutkan dan kembangkan saja penelitian/skripsi Anda untuk jenjang S2 atau S3. Dengan demikian, kelak akan semakin banyak penelitian dan publikasi yang mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi bangsa ini.
Bukan apa-apa, saya cuma ingin agar bangsa ini bisa lebih cerdas dan arif dalam menciptakan serta mengelola pengetahuan. Sekarang mungkin kita memang tertinggal dari bangsa lain. Akan tetapi, dengan melakukan penelitian, membuat publikasi, dan seterusnya, bangsa ini bisa cepat bangkit mengejar ketertinggalan.
Jadi, menyusun skripsi itu sebenarnya mudah kan?
dikutip dari http://nofieiman.com

_Pasopati 2010 UYP™

Copyright 2011 Designing a dream come true.
Blogger Templates By:Noct.